Powered By Blogger

Sabtu, 31 Januari 2015

HUKUM ARCHIMEDES

Kelompok 4
Athiyyah Zayyan Salsabila     (05)
Indriana Diani Putri                (09)
Kevin Maheswara                   (12)
Luthfi Anggia Sastiwi             (14)

A.      Pendahuluan
Hukum Archimedes menyatakan bahwa "Jika suatu benda dicelupkan ke dalam suatu zat cair, maka benda itu akan mendapat tekanan ke atas yang sama besarnya dengan beratnya zat cair yang didesak oleh benda tersebut ". Menurut Archimedes, benda menjadi lebih ringan bila diukur dalam air daripada di udara karena didalam air benda mendapat gaya ke atas. Sementara ketika di udara, benda memiliki berat yang sesungguhnya.
Berat benda di udara dapat dihitung dengan mengalikan massa benda (m) dan gravitasi bumi (g):




Ketika benda berada di dalam air.

Keterangan :
wbu = berat benda di udara ( Newton)
m = massa (kg)
g = percepatan gravitasi bumi (10 ms-2)
wba = berat benda di air (Newton)

Dalam persamaan di atas, Fa melambangkan gaya apung atau gaya angkat ke atas. Besarnya gaya apung ini dapat dirumuskan sebagai berikut.
 
Keterangan:
Fa = gaya apung (N)
ρ = massa jenis air (kg/m3)
g = percepatan gravitasi (ms-2)
v = volume benda tercelup (m3)

B.      Percobaan
1.      Tujuan percobaan :
Tujuan kami melakukan percobaan ini adalah untuk memahami hukum Archimedes. Percobaan ini sebagai sebuah femomena yang dinyatakan sebagai hukum Archimedes.
2.      Alat dan Bahan :
1)      2 Gelas Kimia











2)      Neraca pegas










3)      Benda dari logam atau batu (sebagai beban)











4)      Air










3.      Langkah kerja :
1)      Mengisi gelas kimia dengan air hingga ¾ bagian.











2)   Mengaitkan beban dengan neraca pegas, kemudian mencatat berat beban ketika di udara (Wbu) dengan membaca skala yang ditunjukkan pada neraca pegas.


3)   Memasukkan rangkaian beban dan neraca pegas ke dalam air, kemudian mencatat berat beban ketika berada di dalam air (Wbu)








4)   Menghitung besar gaya apung (Fa) dari beban tersebut., kemudian dicatat kembali pada tabel.
5)      Mengulangi langkah kegiatan 1-4 sebanyak 3 kali dengan menggunakan beban dan beratnya berbeda.
No
Berat Beban di Udara (Wu)
Berat Beban di Air (Wa)
Gaya Apung
(F = WU – Wa)
Berat air yang Pindah (Wap)
1
0,5
0,4
0,1
0 ml
2
0,9
0,8
0,1
18 ml
3
1,3
1,2
0,1
20,05 ml


Video Percobaan

Kesimpulan
Setelah melakukan percobaan Hukum Archimedes, kita dapat mengetahui bahwa ketika pada suatu benda dimasukkan ke dalam air, beratnya seolah-olah berkurang. Peristiwa ini bukan berarti ada massa benda yang hilang. Berat benda berkurang saat dimasukan ke dalam air yang disebabkan oleh suatu gaya yang mendorong benda yang arahnya berlawanan dengan arah berat benda. Fenomena ini dipelajari oleh Archimedes yang kemudian dinyatakan sebagai Hukum Archimedes.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar